Rabu, 15 April 2015

Kabinet Coffee




Hi fellas. Hari ini aku mengunjungi Kabinet Coffee Surabaya. Yang terletak di jalan Pakuwon Square AK-2, Jl. Mayjen Yono Soewono Surabaya. Pertama mencari tempat ini cukup sulit juga karena bingung mencari dimana sih Pakuwon Square itu. Ternyata mudah banget lho. Jadi dari loop ( itu kan jalan satu arah). Ikuti jalan lurus terus sampai ada bunderan ( yang kalau kanan terus ke UNESA) disitu puterbalik ya!, jangan kanan terus nanti malah tembus Gwalk. Nah setelah putar balik itu lihat ruko sebelah kiri jalan. Ketemu deh, Untuk lahan parkirnya lumayan luas juga meski bila ke depannya kawasan pertokoannya ramai makan akan sulit mencari lahan parkir. FYI disana baru beberapa tempat yang sudah dibangun, jadi masih banyak lahan kosong di kanan kirinya. Dari depan Kabinet terlihat tampilan yang minimalis tapi berkesan cute (menurutku sih). Ternyata lantai pertamanya difungsikan sebagai coffee showroom dan coffee gallery. Lantai kedua difungsikan sebagai tempat makannya.
Coffee gallery yang bersih, luas, dan kelihatannya lengkap banget

Nah tepat di depan 
coffee gallery ini terdapat coffee showroom, banyak banget deh koleksinya. Yang pecinta kopi wajib banget kesana. Nah berhubung aku juga buka pecinta kopi, jadi ya gitu deh. Cuma nengok nengok lihat lihat,hihihi.
Coffee Showroom -nya Kabinet 

Nah selain dekornya minimalis dan kesannya bersih gitu. Koleksi kopi, gelas kopi, dsb banyak banget loh yang dijual disini. Selain itu juga disediakan semacam photobooth dengan latar merek Kabinet. Restoran yang logonya didominasi warna kuning hitam ini juga mempunyai menu yang enak enak lho. Apalagi plattingnya. Cute banget deh pokoknya. Selain itu makanan berat disini juga tidak terlalu mahal, sekitar 50 ribuan, sudah kenyang banget deh pokoknya. Selain itu juga disediakan menu lainnya (yang katanya) porsinya jauh lebih mantep namun harga yg ditawarkan sekitar 150 ribuan.  Ohya pelayannya ramah banget, sumeh kalau orang jawa bilang. Jadi nyenengin banget untuk bertanya pada mereka, cuma sayangnya kok ga ada foto menuya ya padahal plattingnya buagus banget. Disini aku memesan dua menu, yang pertama ayam aromatic dan nasi tropical, ini nasinya ditaruh di atas nanas, dan ditaburi potongan nanas dan kismis, sayang sausnya kecut banget, overall ini enak. Lalu yang kedua namanya ayam seksi bla bla bla (namanya panjang banget), sausnya pakai alpukat, semacam alpukat diblender gitu, dan menurutku sausnya enak. Untuk minum kita nyoba taro frappe, which is recommended, rasanya pas ga kemanisan. Lalu satunya Fusion Grape Tea, rasa biasa tapi modelnya lucu banget ( dasar cewek yang diperhatiin modelnya doang). Jadi itu aja laporan perjalananku hari ini, foto foto lebih lengkap ada di bawah, dan makanannya ini worth it sih, nggak mahal juga.  Kalau mau kesini, 90 ribuan sudah cukup kok untuk makan minum :).

Koleksi Coffee Showroom Kabinet. Di kanan kiri juga terlihat bahwa Kabinet juga menjual macam macam model gelas kopi dan alat pengolah kopi.

Photo booth ala Kabinet

Salah satu background foto terbaik disini

Lightingnya bagus. Buat yang suka narsis pasti tahu seberapa pentingnya lighting
Pemandangan di lantai dua
Spotted this Choco pot Plant. So cute isnt it?.

Spot tempat dudukku. Sengaja milih yang terang biar bagus cahayanya.
Di dalam agak gelap.


Our food. Look at that gorgeous platting!
They're having a cute background so that Mr. Taro Frappe and Mrs.Fusion grape tea couldnt resist to  took a picture on it






Hi guys. Here i am. At one of the cutest place in my lovely hometown, Surabaya. Its located at Spazio. Near ptc, west Surabaya. Its suppa duppa cute. Im here to present u the newest and the cutest  Cincau Statation's outlet. Come here n go grab ur drinks :)

Sabtu, 11 April 2015

Sugabites Patisserie

Sore ini aku habis mengunjungi sebuah patisserie lucu di daerah Bonnet- Manyar. Yang orang Surabaya timur pasti tau banget nih tentang kawasan ini. Kawasan kulinermya orang Surabaya Timur. Yang kalau weekend susah banget cari tempat parkir. Ngomong ngomong tentang parkiran nih. Sugabites ini parkirnya lumayan sulit. Harus parkir di depan depan  sekitaran Rhapsody, bakso manyar atau Moi Garden( itupun kalau dapat tempat). Waktu nyarinya pun agak susah karena kukira letaknya di jejeran cup and crumbs tapi ternyata masuk lagi. Agak tricky sih nyarinya. Cuma dari info teman yang udah dateng kesana katanya disuru tanya bakso bonnet dimana sama tukang parkirnya. Dan huff akhirnya ketemu juga.  Ohya Sugabites ini terletak di Manyar Kertoarjo VII/ 2. Tutup setiap Rabu. Dan buka 11.00 AM- 09.30 PM.


Nah akhirnya ketemu juga.

Dalam membangun branding menurutku juga sudah cukup bagus. Mereka sudah punya website sendiri dengan nama www.sugabitespatisserie.com. SEO nya juga sudah cukup bagus sudah kelihatan lengkap sama alamatnya. Segmen tempat ini sih menurutku menengah ke atas ya. Habis lumayan mahal juga kue kuenya 25 35 ribuan ( biasanya harga segitu dah dapet makanan berat). Untuk minuman sih harganya normal mulai dari 20ribu.  Selagi disana aku sih nggak ngeliat ada strategi promosi yang dilancarkan seperti kartu member atau buy 1 get 1 atau biasanya patisserie kan seringnya diskon kalau udah malem, itu juga nggak ada sih. Ohya di Sugabites disediakan makanan berat ya, ga cuma kue aja.

Ini nih salah satu spot foto unggulan disini
!
Go green banget deh. Cahayanya dari sini ini. Jadi hemat lampu dan asik banget cahayanya bagus buat foto foto

Nah karena ini pastisserie. Menurutku perlu banget buat pelayannya untuk mengerti benar tentang isi kue, cara mendeskripsikan kue sehingga bikin orang ngiler, terus juga cara merayu customer supaya bisa meningkatkan penjualan (average check). Tadi sih waktu disana kuperhatikan pelayanannya ramah cuma kurang ngerayu waktu orang milih menu. Tapii aku ngerasa websitenya cukup bagus, dia menerapkan strategi marketing yang bagus dengan tidak hanya menyertakan foto produk tapi juga menceritakan latar belakang kenapa dia buat kue seperti itu. Keren!.
Tempatnya enak, luas, dan cahayanya bagus


My favorite spot. Bagus banget buat foto 


Cute spot


Cozy banget untuk menikmati wifi 

Oh iya, di depan sebelum pintu masuk juga ada muralnya lho. Menurutku lucu juga cuma sayang dinding sekitarnya kotor.


Yang terakhir, pas pulang baru sadar kalau di struk ada tulisannya "Now your love tank its full. Share some bites and come back for more!". Idenya bagus banget menurutku. Kalau mau kesini, budget 70ribuan/ orang sudah cukup untuk makan minum.



Anonimus Resto


Baru semingguan lalu, aku mengunjungi restoran baru di Palacio Surabaya. Udah tau Palacio belum ? Palacio adalah wedding chapel di daerah Nginden, tepatnya di Nginden Semolo nomor 42. Sekilas dari luar nggak kelihatan kalau dalemnya Palacio ini bagus banget. Cuma sayang tempatnya agak masuk gitu dan dalam jam jam tertentu macet banget biasanya. Karena di jalan Nginden Semolo ini ada beberapa universitas yang berdekatan. Nah cukup deh tentang Palacio-nya. Sekarang kita masuk ke parkiran. Walau tempatnya berkesan nylusup gitu, tapi parkirannya enak lo, luas juga. Dan walaupun tempat ini tiga lantai, ada liftnya kok. Lumayan deh buat yang mau kesini pakai highheels. Arsitektur tempatnya secara kseluruhan (menurutku) termasuk mewah lux gitu. Setelah puter kanan kiri lihat lihat, masuklah kami ke resto Anonimus ini.
Penampakan ruangan
Anonimus

Salah satu meja - kursi Anonimus

Mewah ya dalamnya. Harga makananya pun lumayan. Makanan utamanya 100 ribuan. Dessertnya sekitar 50ribuan. Minumnya mulai 20ribuan. Konsepnya (menurutku)  semacam redefining food gitu. Karena makananya modern, tapi pakai bumbu tradisional. Kalau secara konsep menurutku Anonimus ini bagus banget. Beda sama resto lain yang lebih banyak dikonsep di dekornya aja. Secara pelayanan juga bagus, pelayanan ramah, kokinya pun ramah, bahkan kami diperbolehkan melihat- lihat dapurnya.
Kami bersama sang chef, Ian Hastomo

Ini nih makanan yang kami pesan:

kiri atas: Smoked oxtongue
kiri bawah : nggak tau apa namanya, disediakan gratis
kanan bawah : Stuffed Natura Chicken, kata waiternya sih ini menu favorit disini




Suasanya romantis sore hari di Anonimus Resto
Pilihan menunya gak banyak. Cuma empat atau lima di daftar menu utama.Minumannya lumayan cuma yang (katanya temenku) itu hot chocolatenya karena pakai chocolate korte.
 Untuk cari info tentang resto ini bisa follow instagramnya @anonimusrestaurant. Karena aku menemukan kalau cukup sulit cari info tentang resto ini. Bukanya tiap hari jam 12 siang sampai jam 12 malam. Kalau mau kesini siapkan sekitar 150rb/orang. Tersedia smoking area bagi perokok. Dan bisa bayar debit/ kredit. Kurang lebih itu saja review dari aku. Ohya akan lebih baik kalau ada foto makanannya.








Thirty3brew

Hai hai.. hari ini aku nyoba resto baru yang lagi nge- hitz loh. Thirty3brew . Letaknya di Jl. Jawa 33 Surabaya Next Door from @MatchboxToo. Secara lokasi sih lumayan enak karena berada di daerah dekat pusat kota Surabaya. Cuma secara aku nyetir sendiri, jadi ngerasain kalau kesini jalannya lumayan mbulet juga. Karena dari Kertajaya (fyi :aku jalan dari MERR, daerah rungkut) itu harus keluar ke jalan Gubeng, terus belok kiri di jalan Bangka, baru kemudian belok kiri lagi masuk jalan Jawa. Dan kalau udah kelewatan lumayan jauh juga muternya . Secara tempat parkir sih lumayan, karena siang siang gini lumayan sepi. Cuma setauku kalau malam susah parkir saking ramainya, 

Masuk ke dalam lokasi, dekor outdoor nya bagus banget menurutku. Cuma sayang banyak rokok bertebaran di lantai halaman Thirty3brew. .
spot favorit buat foto foto di thirty3brew
suasana outdoor thirty3brew
kenampakan bagian depan thirty3brew

Secara tempat lumayan cozy sih cuma sayangnya indoornya gelap banget jadi gabisa buat foto foto. Nah begitu masuk ketemu pelayanannya. Secara pelayanan cukup bagus sih cuma menurutku kok kurang ramah ya orangnya. Mungkin lagi badmood juga. Setelah itu aku ngeliat buku menu. Lumayan lah untuk ukuran cafe Surabaya.Makanan berkisar 20 pulu ribu sampai 40 ribuan. Minuman standar mulai 15r ribuan buat tehnya. Cuma sayangnya kok ga ada foto menunya ya. Untung jenis dan nama menunya ga aneh aneh jadi lumayan mudah untuk memilih. Nah aku sama temen temen milih nasi goreng asu (minta sangat pedas tapi sayangnya ga kerasa pedas blas menurutku), lalu mie judes ( nah yang ini pedesnya mantap), dan fish n chips ( yang menurutku cukup pas rasa dan harganya). Untuk minumnya kita milih punch, red velvet latte, sama mint latte gitu. Ini nih aku fotoin punyaku.
Punch punyaku.Ini enak seger. Bonus latar indoornya thirty3brew

Red Velvet laette. lattenya lucuk ya. Mejanya juga lucu kayak keramik keramik gitu.
    




Makanan kami hari ini. Tadaaaa..Yummy

Secara tata letak peralatan makan juga cukup mudah dicapai, mejanya pun cukup luas buat makan bertiga( ga sesak). Nah setelah selesai makan, kami pun mulai foto foto, outdoor tentunya, karena indoornya terlalu gelap.Kalau istilahku sih pencahayaannya ga ramah sama orang narsis. Karena menurutku kafe yang bagus harus punya pecahayaan yang bagus juga. Setelah foto foto kami pun nyari toilet, biasa namanya cewek, Toiletnya di matchbox ( sebelah thirty3brew pas, tempatnya nyatu gitu). Aduh sayangnya toiletnya parah bau (plus bau rokok) mana ada "ranjau"nya lagi. Sisi kebersihannya matchbox kok rasanya kurang banget ya. Yang terakhir kita ngurus pembayaran, lumayan sih udah ada mesin EDCnya, sayangnya harus masuk matchbox lagi ( bau rokok banget disini duh). Begitulah laporan perjalanan moe hari ini. Bila ada tambahan baik saran atau kritik monggo ya gaess :;) 



Rabu, 17 September 2014

Hallo. Sedang tertarik menulis review buku. Kayaknya blog review makanan sudah booming banget. Mau review resep juga ga hobi masak. Akhirnya nyoba review benda yang paling kucintai di seluruh penjuru bumi ini. BUKU <3 .. Dimulai dari buku yang menurutku paling menarik sepanjang minggu ini. Sekarang minggu ketiga bulan September 2014. Judulnya 2 states.. karya Chetan Bhagat. Orang india nih.. Banyak cerita tentang kultur kultur india disini. Terutama makanannya yan istilahnya aneh2 deh. Meski aku seneng nyoba makanan tapi sejak dicritai ttg makanan disana yang mayoritas kare. Aku euh banget deh. G doyan santan sih soalnya.

Dari Judul sih menarik karena 2 states ini berkaitan sama isinya yang tentang kisah cinta dua suku gitu. Untuk ukuran kisah cinta, rasanya sih ga terlalu bosenin judulnya gak ngalay2 tll romance. Begitu buka sinopsis di belakang buku juga cukup nangkep isi bukunya gimana. Cuma tetap bikin penasaran juga.

Ketebalan buku ini 481 halaman. Kebetulan beli pas Mizan (penerbitnya) lagi diskon gede2an di Cito Mall Surabaya. Buku2 setebal ini cuma seharga 35rbuan. Langsung dah kuborong.:P. Sebenarnya bingung sih ini buku terbitan bentang pustaka tapi mungkin ini anak perusahaanya mizan kali ya. Karena gabung di dalam sama box buku diskonannya Mizan. Bahan kertasnya pun cukup bagus. Bukan kertas import yang kuning ringan itu sih cuma ya lumayan ringan.

Penulisnya Chetan Bhagat, orang india. Isi ceritanya agak kayak cerita hidupnya dia sendiri gitu sih. Di bagian depan ditulisin " 2 States : The story of My Marriage". dan katanya sih dia ini yang nulis buku yang akhirnya diadaptasi menjadi film 3 idiots ( i loveee this movie). Banyol banget sumpah. Termasuk penulis mendunia juga sih karena di halaman tentang penulis ditulis :" Buku buku Chetan telah laku keras sejak kali pertama diterbitkan dan sudah diadaptasi menjadi film Bollywood terkemuka." Wooww banget kan.

Sasaran pembacanya sepertinya cukup umum. Tidak memuat SARA atau pornografi ataupun sesuatu yang kurang bisa masuk di segmen tertentu. Cuma kalau baca novel ini jadi keinget banget kehidupan kampus dan kisah cinta masa kuliah.

Yang paling menarik dari kisah ini adalah si tokoh cowok, si Krish ini punya cara lucu supaya gak di PHP sama cewek. Dia bilang sesuatu seperti " Aku bukan nomor 14. Dan tidak mau jadi nomor 14". Kenapa kok dia ngomong gtu? jd critanya si Ananya ini cewe baru yang cantik banget dan masuk di kampus yang isinya cowok semua. Kebayang dong gimana dia jadi primadona. Sedangkan Krish ini cowo biasa, yang biasa. Cerita dimulai dari waktu mereka ketemu waktu makan d kantin kampus. Dimana si Ananya ini ngomel2 ttg makanan yg mnrtnya super g enak. Si Krish ini, yang aslinya fine makan apa saja. Jadi ikut ikut mencela makanan kantin ( psst.. supaya bisa ngajak ngomong primadona kampus). Setelah itu mereka jadi dekat karna belajar bareng. Dan akhirnya Krish menjauh karena dia males terjebak di friendzone. Menurutku caranya cerdas banget sih untuk menjerat cewek. And the story goes sampai mereka akhirnya memutuskan untuk menikah. Inilah isi buku ini yang sebenarnya. 2 States ini tentang cara mereka struggling dengan hubungan mereka walau ortu kedua pihak bertengkar waktu pertama kali diketemukan. Penasaran?? baca deh bukunya. Meskipun ini genre romantis tapi bukan romantis yang terlalu cheesy. Cerdas, lugas, dan tokohnya menarik. Cara pikir mereka menarik. Dan ini buku kerasa agak romantis komedi sih walau inti utama buku ini adalah hubungan cinta yang ditentang ortu.


Sekian. Maaf untuk tata tulis yang belum bagus. Its been a long long time since the last time im (actually) writing. But yeah its nice to sharing. Komen dan saran dipersilahkan. I wont bite :P


Jumat, 29 Agustus 2014

If I could reach the top of the world
Be all I am make me so beautiful
If only
I could be brave and I could be strong
I would know where I belong
If only
I wanna feel free to be who I am
What I'm about is more than I've been
Ready to show the world who I am
Start letting out what I'm holding in
And find my own place to stand
So I can be who I am

Be who u are is the most meaningful gift u can give to urself <3